Apakah Anda mempunyai rencana untuk umroh dalam waktu dekat? Namun masih belum memahami apa saja rangkaian amalan dalam umroh? Maka Anda harus mempelajari terlebih dahulu terkait urutan yang benar dalam menunaikan rukun umroh. Jangan sampai Anda salah dalam menunaikan ibadah suci ini.
Sebagai umat muslim, berangkat ke tanah suci merupakan impian yang sangat didambakan. Ada dua macam ibadah yang mengharuskan berangkat ke tanah suci, yaitu haji dan umroh. Namun, banyak orang yang melaksanakan umrah terlebih dahulu. Selain karena biayanya yang lebih terjangkau, ibadah umroh juga dapat dilaksanakan kapan saja. Maksud dari kapan saja di sini adalah jika Anda telah siap baik secara dana maupun mental, Anda bisa langsung berangkat.
Sedangkan haji, keberangkatan diadakan secara berkala, yaitu satu tahun sekali. Mengingat Indonesia merupakan negara mayoritas muslim, antrian untuk ibadah haji sangat luar biasa. Jika melalui jalur biasa maka masa tunggu bisa sampai 25 tahun. Sangat lama bukan? Inilah yang menjadikan banyak orang lebih dulu berangkat umroh dari pada haji.
Haji dan umroh memiliki ketentuan yang hampir sama. Namun ada beberapa ketentuan yang berbeda. Mari kita bahas lebih mendalam, agar Anda lebih memahami bagaimana urutan yang benar dalam menunaikan rukun umroh.
Apakah Istilah Umroh Hanya Ada Di Indonesia
Istilah umroh sering kali terdengar di berbagai negara muslim, namun ada anggapan bahwa istilah ini lebih populer di Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Sebenarnya, istilah umroh berasal dari bahasa Arab, yang berarti “ziarah” atau “kunjungan” ke tempat yang suci. Namun, di Indonesia, istilah ini menjadi sangat umum digunakan karena kebiasaan masyarakat dalam menjalankan ibadah ini sebagai alternatif dari haji, terutama bagi mereka yang belum mendapat kesempatan untuk berhaji.
Di negara-negara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura, istilah umrah juga digunakan, namun mungkin dengan frekuensi yang lebih rendah dibandingkan di Indonesia. Hal ini dikarenakan jumlah jamaah umroh dari Indonesia yang sangat besar setiap tahunnya, sehingga menjadikan istilah ini lebih sering terdengar dan digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Sebagai tambahan, banyak biro perjalanan di Indonesia yang secara khusus menawarkan paket umroh, lengkap dengan berbagai layanan tambahan yang dirancang untuk memudahkan jamaah. Istilah umroh ini kemudian melekat kuat di kalangan masyarakat sebagai bagian dari identitas spiritual dan budaya religius mereka.
Mengapa Tiap Tahun Umroh Semakin Diminati
Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk melaksanakan umroh terus meningkat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan minat ini. Pertama, aksesibilitas dan kemudahan dalam mendapatkan visa umroh telah menjadi lebih mudah dibandingkan beberapa dekade lalu. Banyak negara, termasuk Indonesia, yang bekerja sama dengan Arab Saudi untuk mempermudah proses visa bagi jamaah umrah.
Kedua, meningkatnya taraf hidup dan ekonomi di negara-negara muslim, termasuk di Indonesia, memungkinkan lebih banyak orang untuk menabung dan merencanakan perjalanan umroh. Biaya umrah kini juga lebih terjangkau dengan adanya berbagai pilihan paket yang ditawarkan oleh biro perjalanan.
Ketiga, aspek spiritual dari umroh menjadi daya tarik tersendiri. Bagi banyak orang, umroh dianggap sebagai cara untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pahala serta pengampunan atas dosa-dosa. Selain itu, umroh juga memberikan kesempatan untuk berdoa dan memohon keberkahan di tempat-tempat suci yang memiliki nilai historis dan religius yang tinggi.
Keempat, tren media sosial dan digitalisasi juga berperan dalam meningkatkan minat umroh. Banyak orang yang berbagi pengalaman spiritual mereka melalui platform sosial media, yang kemudian menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Dalam konteks ini, umroh tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan identitas religius yang ingin ditunjukkan kepada publik.
Dalam persiapan umroh, Anda akan mempelajari urutan yang benar dalam menunaikan rukum umroh. Yuk, simak penjelasan mengenai umroh lebih lengkap, berikut ini!
Apa Saja Rukun Umroh
Untuk melaksanakan umroh dengan benar, ada beberapa rukun yang harus dipatuhi. Urutan yang benar dalam menunaikan rukun umroh sangat penting untuk dipahami agar ibadah tersebut sah di mata Allah. Berikut adalah rukun-rukun umroh yang harus dilaksanakan secara berurutan:
-
Ihram
Rukun pertama dalam umroh adalah memakai pakaian ihram yang merupakan tanda bahwa seseorang telah memulai ibadah umroh. Pakaian ihram terdiri dari dua helai kain putih tanpa jahitan bagi pria, sementara wanita menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ihram dilakukan di miqat, tempat yang telah ditentukan sebagai batas awal niat dan pelaksanaan umrah.
-
Niat
Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah harus berniat untuk melaksanakan umrah. Niat ini dilakukan di dalam hati, sambil mengucapkan “Labbaik Allahumma Umrah,” yang berarti “Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk melaksanakan umrah.”
-
Tawaf
Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dengan arah berlawanan jarum jam. Setiap putaran dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, dan selama tawaf, jamaah disunnahkan untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah.
-
Sa’i
Setelah menyelesaikan tawaf, jamaah melanjutkan dengan sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i merupakan simbol dari usaha Siti Hajar dalam mencari air untuk putranya, Nabi Ismail.
-
Tahallul
Tahallul merupakan rukun terakhir dari umroh, di mana jamaah mencukur sebagian atau seluruh rambut mereka sebagai tanda selesainya ibadah umroh. Bagi pria, mencukur rambut sampai habis lebih disunnahkan, sementara bagi wanita cukup memotong beberapa helai rambut saja.
-
Tertib
Semua rukun di atas harus dilaksanakan secara tertib atau sesuai dengan urutan yang telah ditetapkan. Jika ada satu rukun yang dilanggar atau tidak dilaksanakan sesuai urutan, maka ibadah umrah dianggap tidak sah.
Berapa Lama Ibadah Umroh
Lama waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan ibadah umrah bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti jumlah jamaah, kondisi fisik, dan cuaca. Namun secara umum, umroh dapat diselesaikan dalam waktu 3 hingga 5 jam, mulai dari ihram hingga tahallul.
Setelah tiba di Makkah, jamaah biasanya memulai umroh dengan ihram dan niat di miqat, lalu melanjutkan dengan tawaf di sekitar Ka’bah. Tawaf biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung pada kepadatan jamaah. Setelah tawaf, jamaah melakukan sa’i antara Safa dan Marwah, yang dapat memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam. Akhirnya, tahallul atau pemotongan rambut dilakukan sebagai tanda selesai umroh.
Selain itu, banyak jamaah yang memilih untuk memperpanjang waktu mereka di Makkah setelah umroh untuk melakukan ibadah tambahan, seperti shalat di Masjidil Haram, membaca Al-Qur’an, atau berdoa di tempat-tempat yang mustajab. Waktu tambahan ini sepenuhnya bergantung pada niat dan keinginan jamaah.
Hubungi Kami Biro Umroh Jakarta Terbaik
Jika Anda tertarik untuk melaksanakan ibadah umroh dengan nyaman dan sesuai dengan urutan yang benar dalam menunaikan rukun umroh, maka memilih biro umroh yang terpercaya adalah langkah pertama yang harus Anda lakukan. Retali Travel Umroh adalah pilihan terbaik bagi Anda yang menginginkan pengalaman umroh yang tak terlupakan.
Anda dapat hubungi kami melalui kontak berikut: wa.me/6285719706866. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi website kami di https://retalitravelmitra.com/.

